Mengingat Kembali Berdirinya ASEAN

8 Agustus 1967 menjadi tanggal bersejarah bagi negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Kerja sama di berbagai bidang, seperti ekonomi, sosial, budaya, teknis, pendidikan, serta mempromosikan perdamaian dan stabilitas regional, menjadi landasan berdirinya Association of Southeast Asian Nations, disingkat (ASEAN).

Tahun 2025 ini, ASEAN genap berusia 58 tahun dan mengusung tema “Towards Inclusive & Sustainable ASEAN Future” (Instagram @asean). Tema ini mencerminkan komitmen kawasan Asia Tenggara membangun masa depan yang merangkul semua kalangan tanpa terkecuali, sekaligus memastikan pertumbuhan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan secara sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Sekilas sejarah singkat ASEAN. ASEAN merupakan Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara yang didirikan melalui Deklarasi Bangkok, 8 Agustus 1967, oleh lima negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Lima Menteri Luar Negeri menandatangani deklarasi,  Adam Malik (Indonesia), Narciso R. Ramos (Filipina), Tun Abdul Razak (Malaysia), S. Rajaratnam (Singapura), dan Thanat Khoman (Thailand).

Keanggotaan ASEAN terus berkembang, hingga saat ini berjumlah 11 negara. Brunei Darussalam bergabung pada 7 Januari 1984, Vietnam 28 Juli 1995, Laos dan Myanmar 23 Juli 1997, Kamboja 30 April 1999, dan terakhir Timor Leste yang diakui sebagai anggota ke-11 melalui KTT ASEAN di Kamboja 11 November 2022.

PPs Untar mendukung penuh semangat integrasi dan kolaborasi antar negara ASEAN melalui pendidikan, penelitian, dan inovasi lintas disiplin, untuk menciptakan kualitas pendidikan tinggi yang memiliki daya saing global.

Mari bersama wujudkan Asia Tenggara yang damai, stabil, dan berkelanjutan.

Berita Terbaru

Agenda Mendatang

5

September

Maulid Nabi Muhammad SAW

13

September

Yudisium PPs Untar

6-11

Oktober

Ujian Tengah Semester (UTS) MM Untar

13-18

Oktober

Ujian Tengah Semester (UTS) DIM Untar

20-25

Oktober

Seminar Hasil Penelitian Tahap Pertama MM Untar
UNTAR Program Pascasarjana